Kelian Banjar Dinas Badung, dilantik bersamaan dengan Penetapan Kembali 10 Kelian Banjar Dinas di Munggu

  • 24 November 2018
  • Dibaca: 1071 Pengunjung
Kelian Banjar Dinas Badung, dilantik bersamaan dengan Penetapan Kembali 10 Kelian Banjar Dinas di Munggu

Bertempat di Kantor Perbekel Desa Munggu, Rabu (21/11) berlangsung Pelantikan Kelian Banjar Dinas Badung dan Penetapan Kembali 10 Kelian Banjar Dinas di Desa Munggu Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Doa yang diikuti oleh seluruh hadirin. Selanjutnya Sekretaris Desa Munggu membacakan Surat Keputusan Perbekel Desa Munggu.

Pengambilan sumpah Kelian Banjar Dinas Badung I Made Rai Budakarma beserta istri dilaksanakan oleh Pj. Perbekel Desa Munggu, I Nyoman Suhartana, S.STP.MM, dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Kelian Banjar Dinas beserta Ketua TP PKK Banjar Dinas Badung, I Ketut Sukarta beserta istri kepada I Made Rai Budakarma beserta istri.

Selain pelantikan Kelian Banjar Dinas Badung, Dalam serangkaian acara yang sama juga dilaksanakan penetapan 10 Kelian Banjar Dinas yang ada di Desa Munggu. Adapun sepuluh Kelian Banjar Dinas yang ditetapkan, yakni : Kelian Banjar Dinas Pemaron, Kelian Banjar Dinas Pemaron Delodan, Kelian Banjar Dinas Pande Pemaron, Kelian Banjar Dinas Pengayehan, Kelian Banjar Dinas Gambang, Kelian Banjar Dinas Pandean, Kelian Banjar Dinas Sedahan, Kelian Banjar Dinas Pempatan, Kelian Banjar Dinas Dukuh Sengguan, Kelian Banjar Dinas Dukuh Pandean.

I Nyoman Suhartana, S.STP.MM, selaku Pj. Perbekel Desa Munggu dalam arahannya selain mengucapkan selamat kepada Kelian Banjar Dinas Badung yang Baru, beliau juga mengucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi pengabdian dari Ketut Sukarta Kelian Banjar Dinas Badung yang sebelumnya.

Kepada seluruh Kelian Banjar Dinas disampaikan”Sering kita dengar bahwa Pemerintah Desa merupakan ujung tombak pembangunan tapi bagi saya, pemerintah desa mata tombak dan ujungnya sekali adalah Kelian Banjar. Kelian Banjar Dinas sudah masuk dalam aparatur negara terdepan, yang memiliki tugas kewilayahan, tugas ini merupakan tugas mulia. Tugas pemerintahan, Kelian Banjar menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan di wilayah, mulai dari akte maupun pengurusan surat-surat lainnya. Tugas pemberdayaan, kelian mengidentifikasi warganya yang kurang berdaya dan membantu mencari celah agar warganya tersebut dapat lebih produktif sehingga ekonominya terangkat. Tugas pembagunan, pembangunan fasilitas agar bisa dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Selanjutnya, Tugas sosial budaya,bagaimana kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Dapat dikatakan tugas Kelian ini merupakan pamong, seperti halnya Perbekel, Camat, maupun bupati. Ibarat telur, di dalam telur terdapat cangkang, putih telur dan kuning telur. Antara putih telur dan kuning telur tidak bercampur karena adanya membrane atau lapisan, kuning telur dan putih telur terdapat hubungan saling membutuhkan kuning telur membutuhkan putih telur begitu pula sebaliknya. Kelian berada dalam lapisan diantara keduanya, agar keduanya tetap terjaga”.

Nyoman Suhartana juga menyampaikan kepada istri kelian Banjar agar memaklumi tugas dan kewajiban kelian. Mengingat tugas sebagai kelian akan menyita sebagian waktunya akan diambil alih oleh Negara. Hal – hal semacam ini sebaiknya dikomunikasikan dan diberi pengertian dengan baik, untuk menghindari kesalah pahaman ke depannya.

Selain itu, Nyoman Suhartana juga mengapresiasi kinerja Kelian Banjar di Munggu hingga saat ini sudah berjalan dengan baik, mulai dari pelayanan, keakraban, maupun persatuannya sudah berjalan luar biasa. Besar harapannya agar hal ini semakin dapat ditingkatkan kedepan.

Sebelum menutup pengarahannya, Pada kesempatan ini juga ditegaskan, tidak ada perlakuan khusus untuk Kelian yang lama maupun Kelian yang baru dilantik. Semua mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Seluruh kelian diharapkan untuk berkoordinasi dengan baik. (001 KIM MGU)

  • 24 November 2018
  • Dibaca: 1071 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita